Imbang Lawan MU, Liverpool Di Pastikan Gagal Juara

Imbang Lawan MU, Liverpool Di Pastikan Gagal Juara

Salah satu mantan pemain dari Manhester United mengatakan bahwa hasil imbang antar permainan Red Devils VS The Reds memastikan bawah Liverpool akan sangat kesusahan dalam mendapatkan juara Primier League.

Liverpool sendiri kemarin bermain dengan Manchester United pada 24 februari lalu yang dimana kedua tim ini bermain dengan sangat sengit namun kedua tim juga tidak dapat membawah pulang skor yang dimana kedua tim ini bermain dengan imbang 0-0 tanpa gol.

Padahal United sendiri waktu itu tidak menurunkan skuat mereka yang kuat dan juga senior kekuatan terbaik mereka sendiri waktu itu tidak di turunkan.

Selain itu Setan Merah juga menurunkan skuat mereka yang bisa di bilang tidak dapat bermain dengan baik seperti Juan Mata dan Jesse Linggard yang di klaim dalam keadaan sulit pada musim ini.

Pujian

Liverpool saat ini sendiri di kabarkan sedang dalam keadaan On Fire yang di mana klub ini sendiri dapat bermain dengan baik pada pembukaan Primier League. Namun Liverpool saat ini sendiri dalam keadaan sulit karena tidak dapat menang melawan klub Setan Merah.

Saat ini saja posisi dari The Reds harus tergeserkan oleh Manchester City dengan perolehan point selisih sebanyak 3 point.

Scholes sendiri menilai bawha Liverpool kali ini akan kembali gagal dalam mendapatkan juara karena mereka saat ini sudah kehabisan tenaga dalam bermain dengan baik.

Foto Tidak Senonoh Tersebar, Presenter The Citizens di Cabut Gelar Ratu Kecantikan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Presenter Manchester City TV, Natalie Paweleck sedang mendapatkan nasib buruk, pasalnya ia dicopot dari gelar ratu kecantikan Skotlandia dikarenakan viralnya beberapa foto lawas dirinya ketika sedang berprilaku tidak bagus tersebar di jaring sosial media.

Natalie Paweleck, pernah menjadi model majalah dewasa yaitu FHM sebelum ia menjadi presenter Manchester City TV. Dia pun pernah berfoto topless di dalam majalah FHM.

Namun sungguh kurang beruntung, di September 2018 tersebar foto lawasnya yang sedang tidak berbusana. Hal ini menyebabkan Natalie dicopot gelarnya sebagai Mrs Scotland yang ia menangkan pada tahun 2007 silam. Meskipun kehilangan gelar tersebut, Natalie mengatakan ia tidak menyesal.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hal ini dikarenakan, ia merasa bangga dan bukan malau bahwa perkerjaanya dulu sebagai model majalah dewasa. Hal tersebut menurutnya tidak patut untuk di sembunyikan. Karena ketika masa – masa itu adalah masa emas bagi Natalie, karena ia sempat memenangkan kejuaraan modelling yang paling populer di Britania Raya.

Karir Natalie sebagai presenter di stasiun televisi Manchester City sudah mencapai delapan tahun lamanya. Dia menjadi presenter sekaligus fans sejati Manchester City. Natalie mengatakan, ia telah menyukan The Citizens sejak tahun 1998.

Awalnya Natalie merasa sangat gugup ketika menjadi presenter Manchester City TV, karena ia tidak menyangkan bahwa ia bisa bekerjad di klub yang sangat ia sukai.

Apakah Kepa Arrizabalaga Akan Mendapatkan Hukuman Setelah Menentang Perintah Pelatih

Apakah Kepa Arrizabalaga Akan Mendapatkan Hukuman Setelah Menentang Perintah Pelatih

Apakah Kepa Arrizabalaga Akan Mendapatkan Hukuman Setelah Menentang Perintah Pelatih. Keeper Chelsea bernama Kepa Arrizabalaga pada pertandingan melawan Manchester City menolak dia digantikan oleh pemain Willy Caballero pada waktu perpanjangan akan berakhir.  Sikap Kepa seolah tidak menganggap Sarri sebagai pelatihnya. membuat dia malu di depan publik karena sikap keeper berumur 24 tahun tersebut. ditambah lagi dalam pertandingan ini mereka harus kalah dalam adu penalti 3-4 dengan Manchester City

Walaupun sikap kepa itu disalahpahami oleh semua orang, pelatih Chelsea sempat marah pada saat kejadian tersebut. Bakan sarri sempat melempar botol karena dia sudah sangat marah dan ingin melepas amarahnya karena Kepa menolak. Sarri mengungkapkan bahwa apa yang dia sampaikan itu benar tetapi cara penyampaiannya salah serta sikapnya. Sarri sangat marah dan akan melakukan pembicaraan kepada Kepa. Karena apa yang dilakukan bisa memberikan masalah kepada mereka apalagi dari media. Hal itu harus dijelaskan kepada Kepa agar dia dapat mengerti konsekuensi yang diterima jika melakukan hal tersebut

Kepa mengaku tidak berniat untuk melawan Sarri. Tetapi karena tim dokter telat datang di bangku cadangan. dan dia ingin mengungkapkan bahwa dia masih ingin dan merasa mampu melanjutkan pertandingan walaupun sempat mendapatkan perawatan dan sempat membuat para suporter chelsea

Guardiola Memuji Pemain Manchester City

Guardiola Memuji Pemain Manchester City

Guardiola Memuji Pemain Manchester City. Pep Guardiola mengaku bahwa dia merasa bangga dengan performa klubnya setelah berhasil menang dengan angka 6-0 ketika melawan Chelsea ini. Guardiola yang merupakan manajer dari klub manchester city menanggap bahwa pemainnya dianggap pantas untuk mendapatkan pujian. Terutama Mereka berhasil mencetak angka yang cukup banyak tanpa Chelsea berhasil membalas sama sekali walaupun mereka sama-sama pemain yang berada di posisi atas.

Guardiola mengucapkan bahwa berhasil mencetak 6 angka dengan melawan Chelsea dan gaya permainan kammi yang membuat kami mendapatkan perhatian. Ini adalah pujian yang pantas untuk para pemain dia menganggap mereka sangat luar biasa. Walaupun mereka berdiskusi pada pagi hari sebelum pertandingan dan latihan bola mati, dan beberapa pergerakan. Guardiola mengakui bahwa dia tidak menyangka mereka akan mencetak angka sebanyak itu di pertandingan ini.

Manchester City dalam babak pertama sudah berhasul mencetak 4 angka karena gol yang berhasil dilontarkan oleh Raheem Sterling, Ilkay Gundogan dan dua angka oleh pemain Sergio Aguero. Dan dalam babak kedua Manchester City berhasi; menambahkan angka mereka melalui tembakan pinalti yang berhasil dilakukan oleh pemain Aguero dan juga gol kedua dari Sterling

Hal ini buat City masuk kembali di puncak klasemen dan berhasil menggantikan posisi liverpool yang sebelumnya berada di puncak klasemen

Ambisi Yang Ingin Diwujudkan Oleh Pep Guardiola Dengan Manchester City

Ambisi Yang Ingin Diwujudkan Oleh Pep Guardiola Dengan Manchester City

Ambisi Yang Ingin Diwujudkan Oleh Pep Guardiola Dengan Manchester City. Pep Guardiola mempunyai ambisi yang cukup besar yang ingin dicapai bersama Manchester City. Guardiola ingin membuat city seperti klub Barcelona, Bayern Munchen dan Juventus yang mampu merajai kompetisi di daerah dosmetik

Sejak dibeli oleh Abu Dhabi United Group pada tahun 2008. Manchester City berubah menjadi salah satu klub yang paling disegani di inggris maupun di eropa. Dengan dana yang sangat banyak dari Abu Dhabi United Group berhasil menjadikan Manchester City sukses dalam membawa pesepak bola top didunia. Hal ini membuat Manchester mendapatkan pencapaian yang cukup memukau dimana dalam 10 tahun terakhir ini mereka berhasil membawa sembilan gelar juara. Dan dalam sembilan trofi tersebut Adanya Juara premier League sebanyak tiga.

Pep Guardiola yang berhasil mempersembahkan tiga gelar tersebut ingin membawa Manchester City untuk mendapatkan terus trofi tersebut. Dia menganggap bahwa identitas dari sebuah klub yang besar adalah kesuksesan mereka dalam meraih berbagai gelar kejuaraan. Dia menyatakan bahwa penting untuk bersaing dalam berbagai kompetisi, dan dalam setiap musim berhasil mendapatkan trofi juara ketika ada yang menanyakan klub terbaik dalam dekade terakhir ini, jawabannya selalu sama diikarenakan berhasil memenangkan liga setiap musim karena mereka yang terbaik

Nicolas Otamendi Dipersilakan Untuk Angkat Kaki

Inggris – Manajer Machester City, Pep Guardiola tidak akan menahan niat Nicolas Otamendi untuk hengkang dari Etihad Stadium. Pasalnya pemain dinilai tidak konsisten dalam pertandingan dan Guadiola mempersilakan Otamendi untuk angkat kaki..

“Saya disini tidak ingin pemain merasa kecewa dengan hal ini, karena saya tidak ingin melihat pemain seperti Otamendi hanya duduk dibangku cadangan” ucap Guardiola.

Otamendi secara perlahan tersingkir dari tim utama Citizens,di posisi lini pertahan City Guardiola lebih memilih untuk menurunkan Aymeric Laporte dan Vincent Kompany.

Guardiola juga lebih membongkar pasangan duet itu dengan menurunkan John Stones yang baru pulih dari cederanya, hal ini membuat Otamendi lebih banyak duduk di bangku cadangan.

Guardiola juga mengatakan bahwa pemain asal Timnas Argentina itu ingin selalu bermain dalam semua kompetisi.

“Saat dia bermain, Otamendi merasa senang dan ketika sebaliknya saya juga tidak tahu apa yang mesti saya perbuat” ujar Guardiola.

Pelatih berusia 48 tahun itu juga mengakui bahwa dirinya juga kesulitan untuk memilih pemain untuk tim utama, Tapi menjadi seorang pelatih harus memilih pemain sesuai dengan kebutuhan.

“Untuk hal memilih itu adalah hal yang tersulit, saya akui itu. Tapi saya bekerja untuk City jadi saya harus tetap mempersiapkan pemain-pemain yang berkualitas dan konsisten untuk laga pertandingan” kata Pep Guardiola yang dikutip dari skyysports.

 

Menjelang Duel, Pep Guardiola Mengatakan Liverpool Yang Terbaik di Eropa

Pep Guardiola

Manajer Manchester City, yang bernama Pep Guardiola telah memuji Liverpool menjadi Salah satu Tim yang terbaik di Eropa. Pujian tersebut telah dilontarkan oleh Pep Guardiola saat menjelang duel Manchester City dengan Liverpool, pada akhir pekan nanti.

“Liverpool mungkin memang yang terbaik di eropa atau di dunia sat ini dan bisa dikatakan peformannya yang sedang melesat saat ini,”Tandas pep Guardiola yang di lansir Mirror.

Liverpool Saat ini sedang berada di urutan yang terdepan dalam bursa Kandidat di pemenang Liga Inggris. Pasukan Jurgen Klopp ini sedang memimpin Pada posisi puncak dengan mengoleksi 54 poin.

Yang luar biasa, tidak lain adalah The Reds yang masih belum terkalahkan sampai pekan ke 20 pada liga inggris. tidak heran jika liverpool dikatakan akan menjadi juara pada musim ini.

Sementara ini, Manchester City sendiri  sedang berada di posisi ke dua dengan meraih 47 poin. 2 kekalahan yang beruntun telah membuat Posisi The Sky Blues ini tidak di untungkan jika di bandingkan dengan Liverpool.

“Kebanggan yang sudah terluka dalam beberapa pekan terakhir ini. Tetapi kami mempunyai segalannya saat ini untuk Bangkit. Itu semua tergantung dari diri kami,Tandas Pep Guardiola.

Pep Guardiola juga meyakini timnya bahwa ia dapat mengalahkan Liverpool pada akhir pekan nanti, Apalagi jika pertandingan ini akan diadakan di Etihad Stadium, tidak lain adalah markas ia sendiri.